6 Manfaat Astaxanthin untuk Tubuh

Salah satu antioksidan yang dipercaya bermanfaat dalam menjaga kesehatan mata, jantung dan kulit serta membantu meredakan peradangan hingga membantu meningkatkan sistem imun tubuh adalah astaxanthin. Beberapa manfaat astaxanthin tersebut bisa didapat seseorang dengan mengonsumsi makanan sehat, meski demikian tak menutup kemungkinan muncul efek samping.

Astaxanthin merupakan salah satu karotenoid, pigmen alami yang membuat tanaman atau hewan memiliki warna merah atau merah muda. Pigmen ini terdapat dalam beberapa jenis alga, salmon, udang dan lobster. Antioksidan ini dipercaya mampu digunakan pada beberapa kondisi seperti degenerasi makula, nyeri otot, rheumatoid arthritis, kulit keriput dan kerusakan kulit.

 

Manfaat Astaxanthin

Terdapat banyak manfaat yang diberikan antioksidan tidak biasa ini bagi tubuh manusia, salah satu yang paling sederhana adalah bisa langsung digunakan pada kulit untuk melindungi dari sengatan sinar matahari. Bahkan tak sedikit industri pertanian yang menggunakannya sebagai suplemen makanan untuk ayam, berikut beberapa manfaat lebih luasnya.

  1. Memperbaiki Kerusakan Mata

Menurunnya kemampuan penglihatan karena faktor usia atau degenerasi makula terkait usia sering terjadi, bahkan salah satunya hingga menyebabkan retina mata rusak. Konsumsi antioksidan ini dapat menjadi salah satu upaya meringankan kerusakan pada retina.

  1. Atasi Gangguan Pencernaan

Konsumsi 40 miligram astaxanthin setiap harinya mampu mengurangi gejala refluks pada orang yang mengalami gangguan pencernaan. Antioksidan ini sangat baik dikonsumsi orang dengan gangguan pencernaan karena infeksi H.pylori.

  1. Peningkatan Kolesterol dan Tingkatkan Kesuburan

Konsumsi antioksidan ini mampu mengurangi lemak darah atau trigliserida dan dampaknya meningkatkan produksi kolesterol baik. Selain itu, para ibu yang mengalami masalah kesuburan bisa diatasi dengan kondumsi astaxanthin.

Studi di tahun 2005 menunjukkan bahwa obat astaxanthin membantu meningkatkan kesuburan pria, meskipun penelitian ini masih berskala kecil. Dengan melibatkan 30 pria yang sebelumnya sudah diketahui tidak subur atau infertil.

  1. Atasi Gejala Menopause

Produk vitamin atau obat dengan kandungan astaxanthin secara rutin dapat mengurangi gejala menopause, seperti hot flashes, nyeri sendi, kemurungan dan masalah kandung kemih. Beberapa penelitian menunjukkan jika salah satu suplemen yang mengandung antioksidan ini membantu mengurangi peradangan nyeri, termasuk rematik.

  1. Kerusakan Kulit

Tak hanya melembapkan dan mencerahkan kulit, antioksidan ini juga bisa mengurangi kerusakan kulit yang diakibatkan paparan sinar matahari. Konsumsi kandungan ini selama sembilan minggu mampu mengurangi kemerahan dan kekeringan pada kulit.

Penelitian di tahun 2012 menunjukkan jika kombinasi oat astaxanthin oles dan oral mampu mengurangi beberapa masalah kulit seperti garis-garis halus, keriput, bintik-bintik penuaan hingga menjaga kelembapan kulit secara menyeluruh.

  1. Menjaga Kesehatan Jantung

Banyak ahli mempercayai jika suplemen dengan kandungan astaxanthin sangat bermanfaat bagi kesehatan jantung. Penelitian di tahun 2006 menunjukkan jika suplemen antioksidan ini membanti meningkatkan kadar elastin dan ketebalan dinding arteri, penelitian ini dilakukan terhadap tikus yang memiliki hipertensi.

Penelitian lain juga menemukan bahwa suplemen ini mampu mencegah penyakit jantung dan membantu menurunkan kolesterol. Meski demikian, klaim tersebut masih memerlukan penelitian lebih lanjut untuk memperkuat buktinya.

Di samping manfaat astaxhantin yang luar biasa bagi kesehatan tubuh, perlu diketahui bahwa terdapat beberapa efek samping yang mungkin terjadi dan dialami oleh seseorang yang mengonsumsinya. Bukan rahasia umum lagi jika dalam pemakaian obat selalu memberikan efek samping tertentu dan jika munculnya berlebihan harus segera ditangani secara medis.

Be the first to comment on "6 Manfaat Astaxanthin untuk Tubuh"

Leave a comment

Your email address will not be published.


*